Terima Kasih Relawan

 

Bulan Desember bukanlah semata bulan ke-12 atau bulan penutup tahun. Bagi gerakan disabilitas, Desember adalah “bulan pengingat”. Di bulan itu, tanggal 3 Desember disebut sebagai “Hari Internasional Penyandang Disabilitas”. Masih di bulan itu pula, ada tanggal 5 Desember yang diperingati sebagai “Hari Sukarelawan Internasional”.

Gerakan memajukan kehidupan penyandang disabilitas di seluruh dunia tak bisa dilepaskan dari peran relawan. Para relawan merupakan salah satu pilar penting dalam gerakan ini. Mereka datang dari pelbagai kalangan. Mulai dari keluarga yang memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas, komunitas siswa dan mahasiswa, ibu rumah tangga, kalangan profesional di bidang apa pun, dan sebagainya.

Ragam Bantuan Relawan

Bantuan tenaga yang mereka berikan juga beraneka ragam. Mulai dari pekerjaan yang tak ada hubungannya dengan profesi sehari-hari mereka, seperti mengetik ulang buku populer untuk diproses menjadi buku Braille, menjadi pembaca buku audio yang berguna untuk para tunanetra, menjadi pengurus di sebuah organisasi penyedia layanan untuk penyandang disabilitas, menjadi panitia pendamping saat ada event yang membutuhkan dukungan banyak orang, membantu merapikan kantor, sampai ke pekerjaan yang erat kaitannya dengan profesi mereka sehari-hari, seperti membantu mengembangkan perangkat lunak untuk pembuatan buku Braille, membangun sistem manajemen di sebuah organisasi yang memberdayakan penyandang disabilitas, membantu usaha penghimpunan dana, dan sebagainya.

pelangi13 1Pada umumnya, ada dua skema yang lazim dipraktikkan dalam sistem kerja sukarela ini. Skema pertama, lembaga atau organisasi yang dibantu oleh sukarelawan hanya menyediakan fasilitas yang diperlukan untuk kinerja sukarelawan. Fasilitas yang dimaksud di sini adalah fasilitas yang memang sudah ada di organisasi itu, dan lembaga yang bersangkutan tidak menyediakan dana apa pun untuk sang sukarelawan. Artinya, segala biaya operasional yang diperlukan sukarelawan untuk membantu organisasi ini ditanggung sendiri oleh sukarelawan tersebut. Bahkan, jika untuk tugas yang harus dilakukannya sang sukarelawan membutuhkan fasilitas tambahan, ia juga diharapkan untuk mengupayakannya sendiri.

Skema kedua, lembaga yang dibantu oleh sukarelawan menyediakan fasilitas serta biaya operasional yang diperlukan sukarelawan untuk bekerja di lembaga tersebut. Biaya operasional ini biasanya meliputi biaya transportasi dan makan selama sukarelawan bekerja di lembaga tersebut.

Bantuan sukarelawan ini sangat membantu organisasi yang memberdayakan penyandang disabilitas yang pada umumnya merupakan lembaga nirlaba. Ini karena pada umumnya sumber daya lembaga yang melayani atau memperjuangkan kepentingan penyandang disabilitas sangat terbatas, sementara pekerjaan yang harus mereka lakukan tidak sedikit.

Cari Artikel

Versi Cetak

Mitra

fordbanner

Corporate Social Responsibility

mediakita 2012 3

 

320x60-df

logoIB2a

Puisi-puisi

Majalah Diffa on Facebook



Jaringan

 

LogoRumahAutis

Logo Daksa

logo-gagasmedia

sehjiralogo

 thisablelogo